Hey! Bangun pemalas…!!
Pendahuluan.
“Barangsiapa membaca artikel ini dari awal sampai tuntas, berbahagialah ia karena ia bukanlah seorang pemalas ataupun seorang pemalas yang ingin bertaubat. Namun barangsiapa yang langsung menggeser kursornya kebawah dengan cepat ataupun menekan tombol “back” pada browsernya, maka ia adalah seorang pemalas..” (
Malas….malas….dan malas…..
Disaat orang lain sibuk bekerja, si pemalas masih asyik tertidur dengan mimpinya.
Disaat orang lain sibuk berpikir, si pemalas hanya berangan angan dengan mimpinya.
Disaat orang lain memetik hasil, si pemalas hanya diam menggigit jari….
Mungkin anda pernah mendengar kontes pemalas sedunia, dimana ada 3 orang pesertanya yang diwakili dari
Peserta dari India menduduki juara ke 3 karena terbukti dia sudah 2 bulan tidak buang air besar, bukannya karena sakit atau apa, melainkan karena malas BAB.
Peserta dari Afrika menduduki juara ke 2 karena juri melihat badannya sudah kurus kering karena tidak makan selama 3 bulan, bukan karena sakit atau tidak ada makanan melainkan karena malas makan.
Juara pertama dari
--------
Malas memang tidak ada obatnya, namun bukan berarti anda tidak bisa mencegahnya. Dan bagi anda yang sudah terinfeksi virus malas, segeralah ubah pelan pelan
Ciri ciri orang pemalas.
- Suka menunda nunda pekerjaan
“Nanti aja ah…..”, “besok juga masih bisa kok….”, “Ah..gampang itu….”,
Kalimat kalimat seperti diatas seringkali keluar dari mulut seorang pemalas, menunda pekerjaan dikarenakan oleh halangan yang lain itu masih bisa ditolerir, melainkan menunda pekerjaan hanya karena mau tidur tiduran, main game, chatting, ataupun melakukan hal hal lain yang tidak berguna sungguh merupakan tindakan yang sia sia.
Dampak negatif dari suka menunda nunda pekerjaan ini adalah, ketika pekerjaan yang ditunda tunda itu jumlahnya kian hari kian banyak, sehingga tiba suatu hati deadline sudah tiba, maka si pemalas akan panik, nggak tahu mau ngerjain yang mana duluan, bingung, dan ujung ujungnya stress, dan parahnya lagi malah menyalahkan orang lain, padahal itu bermula dari kesalahan dia yang suka menunda nunda pekerjaan.
- Suka tidur
Orang pemalas biasanya tidur lebih dari saran dokter dimana 1 hari = 7 atau 8 jam. Mereka biasanya tidur di malam hari, siang hari, dan tak jarang juga tidur di waktu jam kerja/sekolah, apalagi setelah selesai makan. Orang pemalas biasanya langsung ngantuk dan cari tempat tidur. Hari Sabtu dan Minggu biasanya hanya digunakan untuk tidur seharian dirumah ataupun pergi main kerumah kawan tapi ujung ujungnya disana bukannya ngapain melainkan numpang tidur saja, ganti suasana.
- Suka nyuruh
“Tolongin dong ambilin remote TVnya….” “tolongin dong bikinin makan malamku….” “tolongin dong siapin baju seragamku..” “tolong dong matiin lampunya….”
Kalimat gemar menyuruh ini disebabkan oleh karena malas, padahal mungkin itu hanyalah tindakan sepele. Dulu saya punya kawan yang menonton TV sambil tidur tiduran, TV nya tidak punya remote, anda tahu apa yang dia lakukan kalau ingin mengganti channel? Dia membuat remote sendiri yang baru pertama kali itu saya lihat, remotenya sangat panjang dan bentuknya seperti stick, ya...remote TV nya adalah tangkai pengepel.
- Suka yang praktis
Orang pemalas pasti akan lebih memilih memasak indomie rebus pakai air panas ketimbang harus memasak nasi berikut lauknya, orang pemalas juga pasti lebih akan memilih naik ojek ke tempat kerjanya yang jaraknya hanya beberapa meter dari rumahnya. Hidup praktis itu bukan berarti salah, melainkan jika kita terbiasa melakukan segala hal dengan cara yang praktis maka secara lambat laun diri kita akan terdidik menjadi lemah, baik fisik maupun mental.
- Jauh dari rejeki
Siapa yang tidak setuju dengan hal ini? Dimana pernah anda lihat seorang pemalas yang kerjanya dirumah hanya tidur tiduran saja, meminta uang kepada orang tua/saudara, malas bekerja, tapi tiba tiba sukses, kaya dan bergelimangan rejeki.
Pepatah rajin pangkal kaya itu bukanlah sekedar pepatah, melainkan memiliki makna yang sangat dalam dan sangatlah terbukti di kehidupan nyata. Orang yang malas tidak akan pernah sukses, sedangkan orang yang rajin pasti akan mendapatkan hasil dari kerja kerasnya, meskipun hasilnya itu datang secara perlahan lahan, namun PASTI.
Dalam hal ini berlaku hukum tabur tuai, dimana apa yang engkau tanam itu yang akan engkau tuai, engkau menanam kemalasan maka yang didapat hanyalah mimpi dan kegagalan, namun jika engkau menanam kerajinan maka engkau akan menuai hasil.
*Mengenai hukum tabur tuai ini akan penulis bahas dilain artikel.
- Penuh dengan mimpi
“Seandainya aku menang undian 1 Milyar…” “ Seandainya aku jadi selebritis…” “Seandainya aku didatangi uang kaget…”….
Jika anda mau mengarang sebuah komik, cerpen, ataupun karya fiksi datanglah kepada orang orang pemalas, mereka pasti akan memberikan segudang ide kepada anda. Karena mereka biasanya mereka penuh dengan impian, khayalan dan juga pikiran pikiran yang sangat mustahil mereka dapatkan dengan sifat pemalas tersebut.
Mempunyai mimpi itu tidaklah salah, bahkan saya pernah membaca bahwa salah satu kunci sukses itu ialah “Anda harus mempunyai mimpi terlebih dahulu”, tapi tunggu dulu…mimpi seperti apa?, apa langkah langkah untuk mencapai mimpi tersebut? Apa dan siapa yang saya butuhkan untuk mencapai mimpi tersebut? Nah, pertanyaan seperti itulah yang tidak dimiliki oleh para pemalas, mereka hanya mempunyai tujuan melainkan tidak tahu jalan. Sama halnya jika anda memikirkan indahnya surga, namun anda tidak tahu bagaimana jalan ke surga itu, atau tindakan apa yang bisa membantu anda untuk mencapai surga itu. Kalau anda tidak tahu, segeralah cari tahu sekarang. Jangan sampai impian anda selama ini hanyalah sekedar mimpi yang useless, jadikanlah mimpi anda kenyataan.
- Suka bergurau
Memang tidak semua orang yang suka bergurau adalah pemalas, namun akan sering kita jumpai orang orang pemalas yang sukanya bercanda/bergurau. Memang bergurau itu baik, tapi kalau semua hal dianggap gurauan bisa fatal akibatnya. Saya suka perkataan Umar bin Khatab yang mengatakan bahwa gurauan yang berlebihan itu bisa menjatuhkan wibawa, perhatikan orang yang sukanya bercanda, bergurau, main main, tidak pernah serius, wibawanya pasti tidak ada.
Orang orang dengan karakter seperti ini ketika kita nasehati dengan serius, maka akan ditanggapi dengan candaan, padahal kita menasehati dia oleh karena kesalahan dia, ketika kita sedang ngomong serius, dia nyeletuk…”Ah…ga usah sok seriuslah, entar cepet tua…santai aja…”. Orang orang seperti ini tidak pernah tahan berada di kumpulan orang orang serius dengan topik topik yang serius, dan tidak usah capek capek mengajak mereka karena pasti nggak nyambung, mereka lebih suka bergaul dengan sesama kaumnya membicarakan mimpi dan topik topik yang tidak jelas arahnya.
- Jorok
Memang ada sebagian pemalas yang pembersih, tapi umumnya seorang pemalas pastinya jorok, baju sudah 4 hari tidak diganti, rambut sudah seminggu tidak keramas, masuk ke kamarnya pakaian kotor berserakan, pergi ke dapur piring dan gelas kotor berserakan, wah…buat para pemalas jangan harap bisa punya cewek karna setahu saya yang namanya cewek paling benci yang namanya jorok. Kecuali ceweknya berasal dari spesies yang sama yaitu sama sama pemalas. Hehe…
Jika diteliti baik baik, banyak sekali ciri ciri dari orang pemalas, melainkan dalam hal ini saya hanya memaparkan sebagian saja.
Apakah anda mau berubah? Mau? Three? Hehe..
Berikut beberapa tips yang saya coba rangkum, semoga kiranya tips berikut bisa bermanfaat.
Mengatasi / Mencegah rasa malas
- Just do it! – Lakukan saja
Seperti yang anda baca pada ciri ciri pemalas no.1 yaitu suka menunda nunda pekerjaan, biasanya sifat itu timbul oleh karena banyak pertimbangan, seperti kebimbangan antara melakukan dan tidak, penting atau tidak ataupun yang lainnya.
Kalau pakaian kotor di keranjang anda sudah penuh dan sudah seharusnya untuk dicuci, tidak usah bingung mikir mikir antara cuci atau tidak, cuci sekarang atau cuci hari minggu aja? Just do it! Lakukan saja!. Selagi anda masih memiliki waktu, lakukanlah apa yang bisa anda lakukan, jangan memanfaatkan waktu luang untuk sesuatu hal yang tidak berguna, manfaatkanlah waktu luang anda dengan melakukan pekerjaan yang berguna bagi anda ataupun bagi orang lain.
Kalau anda beralasan “tidak mood” “tidak semangat” atau sejenisnya, jangan menyerah dulu. Lakukan dulu baru berkomentar. Karena kebanyakan mood kita akan datang setelah kita memulai pekerjaan itu, bukan sebelum memulainya. Kalaupun setelah memulai pekerjaan itu anda masih merasa tidak mood, teruskan saja. Lawanlah segala rasa malas yang ada didalam diri anda, semakin keras anda melawan maka semakin kuatlah anda. Rasa malas itu bagaikan iblis/setan yang membujuk anda untuk tidak melakukan pekerjaan itu, lawanlah bisikan jahat itu, semakin sering anda melakukannya maka anda akan semakin terlatih dan anda akan semakin kuat. Bukankan ada ungkapan Allah bisa karena biasa? So….Just do it! Now! Sekarang! Jangan ditunda tunda lagi.
- Bergaul-lah dengan orang orang yang rajin.
Masih ingat artikel saya di “ Pola Pikir = Arah hidup ” ? Disana sudah saya singgung sedikit mengenai pengaruh pergaulan. Seekor domba akan menjadi liar jika bergaul dengan para singa, seorang yang bodoh akan menjadi pintar jika setiap hari bergaul dengan orang pintar.
Demikian juga dengan orang pemalas, bergaullah dengan orang orang yang rajin. Perhatikan pola sikap mereka, mulai dari pagi sampai malam apa yang mereka kerjakan, apa yang membuat mereka bisa rajin, tanyakan dan bergaullah dengan mereka. Sudah saatnya anda membuat keputusan untuk mengurangi jam nongkrong dengan teman teman pemalas anda, percaya atau tidak lambat laun anda akan merasakan perbedaan manfaat bergaul dengan orang orang yang “berguna” dengan orang orang yang “tidak berguna”.
Ingat, lingkungan anda tempat anda bergaul akan mempenguhi karakter anda.
- Disiplin
Anda tahu apa yang menyebabkan para tentara dimanapun mereka tidur, dimanapun mereka hidup, mereka selalu bangun tepat waktu, mereka selalu kelihatan kuat, tegar dan aktif dalam segala aktivitas. Kunci utamanya adalah DISIPLIN DIRI.
Jika saat ini anda sudah terbiasa memanjakan diri anda dengan bangun telat, makan dimasakin, tidur dikelonin, uang jajan tinggal minta sama ortu, maka sadarlah, anda sudah diambang kehancuran. Anda saat nanti dimana anda dituntut hidup mandiri, dituntut untuk bekerja lebih cepat, dituntut untuk on time, dituntut ini dituntut itu. Bagaimana anda bisa melakukannya kalau anda sudah terbiasa dengan kehidupan yang “manja” ?
Mungkin ada yang mengenal pak Andrie Wongso, beliau adalah motovator No.1 di Indonesia yang beberapa bulan lalu mengadakan seminar di kota tempat tinggal saya ( Batam ), beliau mengatakan “ Jika engkau lembek didalam, maka dunia akan keras kepadamu. Melainkan jika engkau keras didalam maka dunia akan lembek kepadamu”
Jika anda berlatih setiap saat untuk berdisiplin diri (mengeraskan diri anda) maka segala aktifitas di dunia ini akan terasa mudah untuk dikerjakan.
Pekerjaan mencuci kain bagi seorang anak gadis yang sudah terdidik di keluarga miskin bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit, namun jika pekerjaan itu anda berikan kepada gadis yang terlahir di keluarga kaya, anak mami dan manja mungkin dia akan lebih memilih menangis nangis dilantai ketimbang melakukannya.
Jika kita terbiasa untuk bekerja keras, tidak bermanja manja-an, alias tidak bermalas malasan, maka segala tanggung jawab dan pekerjaan akan bisa kita kerjakan. Demikian juga halnya dengan pekerjaan di kantor, jika anda sudah terbiasa bedisiplin diri, rajin dan giat di kantor maka anda akan sanggup menjalankan tugas yang diberikan oleh atasan anda, namun jika selama ini anda hanya malas malasan kerja, korupsi waktu, menyalahkan orang lain, jangan harap anda mendapatkan promosi, malahan kabar baiknya mungkin atasan anda sudah berencana bulan depan akan memecat anda.
- Menetapkan tujuan
Jika saat ini anda adalah seorang pekerja, single alias belum merried. Anda mempunyai cita cita membeli rumah atau mobil beberapa tahun kedepan. Maka itu adalah sebuah langkah yang bagus. Anda tinggal mewujudkannya saja, caranya bagaimana? Ya salah satunya mungkin dengan bekerja keras, menabung, mencari penghasilan tambahan, atau yang lain. Pertanyaannya, jika saat ini anda masih bermalas malasan, apakah impian anda itu mungkin untuk tercapai? Jawabannya pasti tidak, tidak perduli seberapa besar impian ada, jika anda berusaha giat anda pasti akan mendapatkannya. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.
- Berdoalah
Apapun keyakinan anda, apapun profesi anda, apapun keinginan anda, berdoalah untuk semua impian anda, syukuri atas apa yang sudah anda dapatkan selama ini dan perjuangkan untuk kekurangan di masa depan. Mengapa dalam hal ini saya menganjurkan anda untuk berdoa? Karena jika kerja keras dan keyakinan jika berjalan beriringan maka akan menjadi kenyataan. Kedua hal ini tidak bisa berjalan sendiri sendiri. Anda berdoa seharian berteriak sama Tuhan supaya dijatuhkan uang sekarung dari langit adalah hal yang mustahil, melainkan doa anda itu harus diiringi dengan tindakan, usaha keras anda, bukankah itu alasan kenapa Tuhan memberikan anda kekuatan, kemampuan, akal budi dan kesempatan?.
Banyak jalan menuju Roma, banyak cara untuk merubah sifat/tabiat jelek anda, salah satunya adalah sifat malas. Dalam hal ini saya hanya memberikan beberapa saja, selebihnya anda yang mengembangkannya, karena tingkatan malas dari setiap orang itu berbeda beda. Anda bisa menjalankan tips yang pertama saja anda sudah sangat hebat dan selamat anda bisa berubah dari sifat jelek anda.
Penutup
Jika anda saat ini sudah memiliki keinginan untuk berubah, maka bergeraklah sekarang juga, lakukan apa yang bisa kamu lakukan hari ini. Ingat waktu adalah uang, setiap detik yang anda sia siakan adalah uang dan kesempatan. Jangan biarkan waktu berlalu begitu saja setiap harinya, isilah hari hari anda dengan kegiatan yang berguna.
Contohlah orang orang sukses yang sudah mendahului anda. Mereka sukses oleh karena kerja keras mereka sendiri, jika mereka bisa, kenapa anda tidak bisa? Bukankan mereka sama seperti kita memiliki waktu 1 hari = 24 jam? Perbedaannya adalah mereka bisa memanfaatkan waktunya sebaik mungkin.
Jangan tunda lagi, semakin lama dan semakin sering anda menunda maka semakin jauh anda dari kesuksesan anda, dan juga anda akan semakin dekat dengan kegagalan anda.
Kerjakanlah sekarang! Do it now! Bangunlah hai pemalas! Kerja Keras! Optimis! Semangat! Dan Yakinlah!.
Maka kesuksesan itu akan datang menghampiri anda dengan sendirinya.
Tetap semangat!
Salam sukses.
William.
4 comments:
woi bannguuuuuuuun
ayo jangan malas-malas nulis
ayoo... nulis lagi... (",)
ayo jangan malas-malas nulis
ayoo... nulis lagi... (",)
oi oi
bagus bener postinganmu Will
bs buat intropeksi diri neh
terutama diriku hohoho
Post a Comment